DIKLAT PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN
Jumat, 11 Maret 2011 03:34

Latar Belakang

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 (UU No.20/2003) tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 (PP No.19/2005) tentang Standar Nasional pendidikan mengamanatkan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah disusun oleh satuan pendidikan. Kurikulum ini disebut kurikulum tingkat satuan pendidikan yang disingkat dengan KTSP. Penyusunan kurikulum ini mengacu kepada standar isi dan standar kompetensi lulusan serta berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Selain itu, penyusunan KTSP juga harus mengikuti ketentuan lain yang menyangkut kurikulum dalam UU No.20/2003 dan PP No.19/2005. Sebagai tahapan strategis pencapaian kompetensi dalam implementasi kurikulum ini, kegiatan pembelajaran perlu didesain dan dilaksanakan secara efektif dan efisien sehingga memperoleh hasil maksimal. Berdasarkan panduan penyusunan KTSP, kegiatan pembelajaran terdiri dari kegiatan tatap muka, kegiatan tugas terstruktur, dan kegiatan mandiri tidak terstruktur.

Untuk mendukung kelancaran dan kebermaknaan kegiatan pembelajaran, guru dituntut untuk dapat menyusun dan mengembangkan sendiri perangkat-perangkat pembelajaran yang butuhkan dalam melaksanakan kegiatan pembelajarannya. Agar dapat menyusun dan mengembangkan perangkat pembelajaran dengan baik dibutuhkan latihan yang terarah dan intensif. Dengan demikian, perangkat pembelajaran yang dihasilkan akan semakin berkualitas dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.


Rasional

Melalui diklat ini, peserta akan dilatih untuk menyusun dan mengembangkan sendiri perangkat-perangkat pembelajaran yang diperlukannya dalam kegiatan pembelajaran. Perangkat pembelajaran yang akan dibuat meliputi silabus, RPP, buku siswa, dan lembar kerja siswa. Dengan menyusun dan mengembangkan sendiri perangkat pembelajaran yang diperlukan diharapkan proses pembelajaran dapat berjalan lebih baik dan lebih bersifat kontekstual sesuai dengan karakteristik lingkungan dan budaya di daerah masing-masing.


Tujuan

Tujuan utama diklat ini adalah peningkatan mutu pendidikan.

Tujuan Khusus adalah untuk memberikan pelatihan kepada guru-guru yang menjadi peserta untuk dapat menyusun perangkat pembelajarannya sendiri.

Materi Diklat

1. Teknik penyusunan silabus

2. Teknik penyusunan RPP

3. Teknik penyusunan buku siswa

4. Teknik penyusunan lembar kerja siswa

Metode

Workshop terdiri dari teori dan praktek dengan komposisi 30% untuk teori dan 70% untuk praktek. Adapun mekanisme kegiatan wokshop sebagai berikut.

  • Ceramah Umum: Teknik penyusunan silabus, Teknik penyusunan RPP, Teknik penyusunan buku siswa, Teknik penyusunan lembar kerja siswa
  • Diklat: penyusunan silabus, penyusunan RPP, penyusunan buku siswa, penyusunan lembar kerja siswa.

Peserta

Komponen yang dilibatkan dalam diklat ini adalah pembina dan pengelola pendidikan, yaitu: Guru Sekolah Dasar (SD), SMP, SMA.

Fasilitator

Fasilitator diklat adalah Divisi Kemitraan P3G-UNM Lama Diklat

Lima hari (40 jam)