Sistem Perekrutan Mahasiswa Rintisan Program PPGT
Rabu, 28 September 2011 03:20

Guru profesional sangat ditentukan oleh kualitas masukan, proses, sehingga akan dihasilkan keluaran seperti yang telah ditetapkan dalam standar profesi pendidik dan tenaga kependidikan.

 

Sistem perekrutan harus mampu menjaring dan menyaring putra-putri terbaik bangsa untuk menjadi pendidik profesional. Selanjutnya proses pendidikan guru harus dilaksanakan oleh LPTK dengan menerapkan sistem pendidikan guru yang mengintegrasikan proses perkuliahan dan pengenalan lapangan sedini mungkin melalui magang (internship) sebelum melaksanakan pendidikan profesi.

Untuk memperoleh masukan seperti tersebut di atas, sistem perekrutan mahasiswa Rintisan Program PPGT sebagai berikut.


1. Seleksi Administrasi oleh Dinas Pendidikan

  • Calon mahasiwa Rintisan Program PPGT mendaftar ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dengan menyerah­kan dokumen sebagai berikut.
  1. Format isian calon mahasiswa (Format P-1);
  2. Foto kopi ijazah SMA/MA/SMK yang sudah dilegalisasi oleh sekolah asal;
  3. Foto kopi nilai UN yang dilegalisir oleh sekolah asal;
  4. Foto kopi rapor mulai kelas I sampai dengan kelas III yang di dilegalisir oleh sekolah asal;
  5. Surat pernyataan kesediaan mengikuti pendidikan sesuai peraturan yang berlaku dan kesediaan ditempatkan sesuai dengan tempat penugasan yang telah ditetapkan (Format P-4);
  6. Surat pernyataan izin/rekomendasi dari pemerintah daerah tentang calon peserta Rintisan Program PPGT;
  7. Foto kopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK);
  8. Surat keterangan berbadan sehat dari dokter;
  9. Surat keterangan bebas napza dari instansi yang berwenang;
  10. Pas foto berwarna terbaru ukuran 4 x 6 sebanyak 4 (empat) lembar.
  • Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota melakukan seleksi administrasi calon mahasiswa Rintisan Program PPGT dengan melakukan pemeriksaan kelengkapan dan keabsahan dokumen.
  • Daftar calon mahasiswa Rintisan Program PPGT yang dinyatakan lulus seleksi administrasi (jumlah calon mahasiswa minimal 1,5 x dari kuota), selanjutnya dikirim ke LPTK yang ditunjuk dalam bentuk cetakan (Format P-2).
  • Bagi yang lulus seleksi dipersyaratkan menyertakan jaminan penempatan dari pemerintah daerah pengirim.


2. Seleksi Akademik oleh LPTK

  1. LPTK melakukan verifikasi dokumen yang dikirim oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
  2. LPTK melakukan seleksi akademik berdasarkan nilai UN dan nilai rapor kelas I sampai dengan kelas III.
  3. LPTK menetapkan hasil seleksi sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Nasional dan melaporkan ke Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Dit. Diktendik) Ditjen Dikti dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMP & PMP).
  4. Instrumen seleksi akademik disusun bersama oleh LPTK penyelenggara Rintisan Program PPGT.


3. Mekanisme Perekrutan

Mekanisme pelaksanaan Rintisan Program PPGT dimulai dari kegiatan penetapan  kuota kabupaten/kota, sosialisasi, seleksi, hingga penetapan dan pengumuman hasil seleksi.

Pelaksanaan perekrutan calon mahasiswa melibatkan beberapa instansi terkait yaitu: 1) BPSDMP & PMP; 2) Ditjen Dikti; 3) Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota; 4) Badan Kepegawaian Daerah (BKD); dan 5) LPTK.

 

LOGIN



Link

Universitas Negeri Makassar
www.unm.ac.id
Direktorat Ketenagaan
dikti.kemdiknas.go.id
Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia
ksg.dikti.go.id/majubersama/
Sertifikasi Guru
sertifikasiguru.org